Desa Trisinar, 1 April 2026 — Pemerintah daerah resmi memulai pembangunan jembatan penghubung antara Desa Trisinar dan Desa Sukaraja Tiga sebagai upaya meningkatkan aksesibilitas dan mempercepat pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat.
Jembatan tersebut dibangun melintasi Sungai kecil yang selama ini menjadi hambatan utama mobilitas warga. Selama bertahun-tahun, masyarakat harus memutar sejauh 8 kilometer untuk mencapai desa tetangga.
“Pembangunan jembatan ini merupakan prioritas karena akan membuka akses distribusi hasil pertanian, mempermudah anak-anak menuju sekolah, serta meningkatkan pelayanan kesehatan,” ujarnya Kepala Desa Trisinar.
Warga menyambut baik proyek ini. Salah satu petani, mengatakan bahwa kehadiran jembatan akan menghemat waktu dan biaya transportasi. “Selama ini kami kesulitan menjual hasil panen karena akses yang terbatas. Kalau jembatan sudah jadi, kami bisa lebih cepat ke pasar,” katanya.
Pemerintah daerah menegaskan bahwa pembangunan akan memperhatikan aspek lingkungan dan keselamatan, termasuk penguatan struktur untuk menghadapi potensi banjir.
Dengan dimulainya proyek ini, masyarakat berharap jembatan tersebut tidak hanya menjadi penghubung fisik antar desa, tetapi juga simbol kemajuan dan peningkatan kesejahteraan warga di wilayah tersebut.